KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
16. St. Kallikstus I (217-222)
Kallikstus adalah orang Romawi. Konon, ia adalah putera Domisius, pelayan keluarga Bapak Carpophorus yang kaya raya. Pada awal abad ketiga ia ditahbiskan menjadi diakon oleh Paus Zephyrinus (199-217) dan ditugaskan untuk menjaga dan mengurus pemakaman orang Kristen di Jalan Appia di luar kota Roma. Kuburan ini ada didalam katakombe, yang kemudian lazim disebut “Pemakaman Santo Kallikstus Via Appia”. Kallikstus menghiasi kuburan itu dengan gambar-gambar yang indah dan memperluasnya. Di pemakaman ini tercatat 46 paus dan kurang lebih 200.000 imam dan para martir dimakamkan di dalamnya.
Sikap hidup Kallikstus menarik perhatian seluruh umat Kristen. Karena sepeninggal Paus Zephyrinus, Kallikstus dipilih menjadi paus pada tahun 217. Kepemimpinannya dibayangi oelh Hipolitus, seorang calon lain yang gagal menjadi paus menggantikan Paus Zephyrinus, dan karena itu ia mengangkat dirinya menjadi pasu tandingan pada tahun 217.
Kallikstus dikenal sangat baik. Ia mengampuni orang Kristen yang bertobat dan memberikan kedudukan resmi di dalam Gereja. Dalam masa kepemimpinannya, banyak orang Kristen ditangkap dan dibunuh karena imannya. Kallikstus sendiripun ditangkap dan dipenjara dan dihukum cambuk. Di dalam penjara, ia menyembuhkan seorang prajurit bernama Privatus. Tak lama kemudian, Kallikstus wafat dihukum cambuk hingga wafat. Mayatnya ditenggelamkan ke dalam sumur di Trastevere (di seberang Sungai Tiber), Roma pada tahun 222 pada masa pemerintahan Kaisar Aleksander. Di atas sumur ini sekrang berdiri gereja Santa Maria di seberang sungai Tiber.
|